Semalam di Melaka
Jalan-jalan kali ini ke Melaka..., sebuah kota bersejarah yang menjadi salah satu tujuan wisata di Malaysia. Terletak di sebelah selatan Kuala Lumpur, dengan waktu tempuh melalui darat kurang lebih 2 jam.
Berangkat tengah hari, rencananya kami akan meningap semalam di Melaka. Hotel sudah di booking lewat telepon. Hotel yang dipilih berdasarkan hasil surfing internet setelah membaca review dan rekomendasi dari para netter adalah Hotel Puri. Selain karena lokasinya yang strategis, hotel ini sesuai dengan tema "kota bersejarah" yang diusung Melaka. Dan yang lebih penting di hotel ini tersedia family room yang bisa menampung keluarga besar seperti kami.
Dalam perjalanan kami singgah di perhentian Ayer Keroh untuk makan siang di Jejantas restaurant.
Sampai di Melaka, langsung mencari hotel berbekal peta yang di download dari website hotel. Akhirnya sampai juga di Hotel Puri yang terletak di kawasan china town di pusat kota. Hotel ini merupakan hasil restorasi terhadap "Rumah Perakanan" (campuran china melayu) milik salah satu orang terkaya di Melaka pada masa lalu.
Setelah istirahat sejenak di hotel,jalan-jalan dimulai dengan berjalan kaki menikmati suasana kota tua yang tenang, menyusuri Hareen street tempat hotel puri berada, kemudian Jonker Street, menuju Dutch Square (red square).
Di sepanjang jonker street terdapat toko-toko souvenir/antik,dan restoran/kafe baba nyonya.
Sampai di Dutch Square, foto-foto, makan es krim, main gelembung balon...Anak-anak menikmati jalan2 tanpa terlalu peduli dg objek2 sejarah. Jadi kami hanya ke menikmati bangunan2 yang unik dan indah tanpa terlalu ingin tahu lebih dalam tentang sejarahnya....
Jalan-jalan dilanjutkan kearah dataran pahlawan mega mall, tapi kembali berhenti ketika melewati play ground yang terdapat didepan salah satu bangunan tua.
Setelah anak2 puas bermain, perjalanan dilajutkan ...menuju Mall mencari tempat makan... ternyata gak banyak pilihan akhirnya diputuskan makan di Zen..
Ketika pulang sempat melihat sebagian acara light show gratis sayang cuma ujungnya aja... dan next shownya masih 1 lagi...dr pada nunggu akhirnya diputuskan pulang ke hotel.
Hari ke 2
Hari ke dua diawali dengan breakfast di hotel, menunya nggak terlalu istimewa...,tapi tempatnya lumayan asyik...ditaman terbuka yang berada di tengah hotel.
Nggak lama setelah sarapan, kami check out dari hotel karena masih mau melanjutkan jalan-jalan lagi sebelum pulang ke KL sore harinya.

Tujuan pertama Melaka river cruise. Terdapat beberapa tempat perhentian boat di sepanjang sungai, kami langsung masuk ke perhentian pertama ditemui setelah keluar dari hotel yaitu di depan gereja. Setelah masuk dan parkir, kami membeli tiket dan menunggu boat datang. Setelah menunggu cukup lama akhirnya boatnya datang juga....
Pemandangan sepanjang sungai yang dilewati tidak terlalu istimewa, sebagian besar hanya bahagian belakang dari rumah-rumah dan pertokoan tua. Hanya sedikit yang menarik seperti kampung melayu, dan disekitar meusium samudra. Namun terlihat dibeberapa bagian sungai sedang di lakukan pembangunan untuk memperindah sungai.
Kemudian rombongan bergerak lagi ke Dataran Pahlawan untuk makan siang di food court. Makanannya lagi-lagi biasa aja...,nyesal juga nggak cari info dulu ttg tempat makan sebelum berangkat kemarin.
Acara selanjutnya masih di dataran Pahlawan, naik Menara Taming Sari yang letaknya tidak jauh diseberang foodcourt. Revolving tower ini mencontoh menara di Sentosa, Singapura. Menara ini juga hampir sama dengan menara yang pernah kami naiki lima tahun yang lalu (awal 2003) di Pulau Kumala, Tenggarong, Kutai, Kalimantan timur.
Setelah membeli tiket dan antri akhirnya masuk dan naik, menikmati pemandangan Melaka diketinggian 80m....selama beberapa menit....
Rencana untuk langsung pulang ke KL, tertunda karena kena tilang parkir. Dikaca mobil terpampang surat tilang dengan denda 30 RM. Maklum turis...mana tau kalo harus bayar parkir dan dimana harus bayarnya, gak jelas karna gak ada petunjuknya...,kirain gratis.....Setelah bertanya ke tukang parkir, di kasih tau bisa minta keringanan hingga separuhnya jika membayarnya di kantor Pemerintah Kota Melaka. Akhirnya diputuskan untuk mampir di kantor pemda yang kebetulan searah dengan jalan pulang ke KL.
Tapi ternyata bayar denda parkirnya pake ngantri ,lumayan buang waktu cukup lama...,untung anak-anak lagi pada tidur jadi gak ada yang protes. Setelah urusan bayar denda parkir selesai langsung melanjutkan perjalanan pulang ke KL....perjalanan lancar-lancar aja, sampai masuk daerah KL...hiks...terjebak macet....KL memang teruk...!

0 Comments:
Post a Comment
<< Home