lita's blog

welcome di blognya lita............!!!

Tuesday, November 30, 2004

Jalan-jalan Al Ain



Salah satu tempat jalan-jalan favorit kami sekeluarga : Al Ain. Beberapa hari sebelum libur lebaran usai, kami menyempatkan untuk berkunjung kesana. Tanpa persiapan ..., tiba-tiba aja sehabis maghrib, Shani (anak pertamaku) nagih janji camping yang tertunda gara-gara bapaknya lagi sibuk dg urusan kantor, dan setengah jam berikutnya kami sudah berada di mobil berangkat...menuju Al Ain.

Ini camping yang ketiga di Al Ain, tapi yang pertama untuk tahun ini. Setengah jam perjalanan kami sudah memasuki wilayah Al Ain..., lumayan deket memang...apalagi jalanannya mulus dan lurus.......seperti kebanyakan jalan disini. Kemudian kami menuju kawasan gunung hafeet....tepatnya green mubazarah (hot spring water). Disini disediakan tenda-tenda gratis ......, cuma karna lagi musim liburan...lumayan full...., akhirnya setelah keliling nyari tenda kosong dan orang-orang yang piknik mulai berpulangan kita dapet tenda, nurunin barang dan langsung tidur.

Pagi barbeque..., persediaan makanan nggak banyak soalnya dadakan sih..... Setelah sarapan, anak-anak main, trus berenang sampe siang. Siang pulang, karna besoknya anak-anak sudah mulai masuk sekolah......, mampir di mesjid buat shalat Jumat, nerusin perjalanan pulang kerumah.

-the end-


Sekilas tentang Al Ain.

Salah satu tempat tujuan wisata bagi penduduk Abudhabi adalah Al Ain. Al Ain adalah sebuah kota disebelah timur Abudhabi yang terletak di kaki Gunung Hafeet yang berjarak sekitar 135 km dari Abudhabi (dengan jarak tempuh sekitar 2 jam). Al Ain terkenal sebagai kota pendidikan karena disini banyak terdapat universitas. Al Ain juga terkenal sebagai kota taman (garden city), pemerintah daerah Al Ain terlihat sangat serius untuk menjadikan kota Al Ain sebagai kota yang hijau dan indah. Jalan-jalan di kota ini terlihat hijau dan asri dengan tanaman yang terawat.

Berbeda dengan Abudhabi dan Dubai yang modern, kota Al Ain lebih bernuansa tradisional arab. Gedung-gedung modern tidak terlalu mendominasi, demikian juga dengan penduduknya yang kebanyakan lokal dan berpakaian tradisional UAE. Tidak sepertiDubai dan Abudhabi yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua, disini sangat jarang penduduk yang mengerti bahasa Inggris.

Al Ain mempunyai beberapa beberapa tourist destination seperti Kebun binantang, museum, Gunung Hafeet, Wadi , dan areal piknik Green Mubazarah.

Kebun binatang al ain cukup luas dengan berbagai koleksi binatang khususnya binatang yg berasal dari afrika dan asia. Tarif masuk ke kebun binatang sangat murah hanya 2 dhs. Didalam terdapat kereta yang disediakan bagi pengunjung untuk berkeliling menikmati pemandangan kebun binatang, yang sangat bermanfaat khususnya pada musim panas....

Gunung hafeet. Puncak gunung hafeet dapat dicapai dengan kendaraan roda empat, dari puncak gunung hafeet pengunjung dapat menikmati pemandanggan kota al ain dan sekitarnya.

Green Mubazarah merupakan areal piknik yang terdapat dikaki gunung hafeet. Disana disediakan tenda-tenda gratis ber AC lengkap dengan tempat untuk barbeque. Disana terdapat pula kolam renang air hangat yang terpisah untuk pria dan wanita. Hamparan rumput yang luas untuk bermain, waduk yang juga difungsikan untuk wisata sepeda air, restoran, taman bermain, sungai kecil dengan aliran air hangat, menjadikan green mubazarah tempat favorit untuk piknik . Setiap week end mobil-mobil terlihat antri memasuki kawasan ini.

Sunday, November 28, 2004

Berani Hidup

Masih berhubungan dengan post sebelumnya, tadi aku nemu tulisannya Miranda Risang Ayu yang kayaknya pas banget sama yang ada di kepalaku...........
Aku pernah kenal Miranda waktu nyasar di FH UNPAD 87, tapi tapi sejak keluar dari unpad aku nggak pernah ketemu lagi, paling baca tulisannya di kolom Resonansi Republika.

Ini kutipannya:

Suatu hari, seorang perempuan menemukan bahwa dibalik hubungannya yang baik dengan suaminya selama lebih dari 10 tahun, ia harus menemui kenyataan bahwa ia memiliki berbagai kelemahan, dan karenanya ia harus berbagi dengan perempuan lain. Saudara perempuannya itu tentu saja juga seorang perempuan yang taat beragama dan memiliki kelebihan yang tidak dimilikinya. Secara logika, perempuan itu bisa menerima. Terlebih lagi, ada nilai2 poligamis yg dibenarkan agamanya. Tetapi kalau ia mau jujur, ada yang hilang didadanya.

Kepada seorang saleh perempuan itu bertanya, apakah belahan jiwa itu ada.? Orang saleh itu pun menjawab, hakikatnya tidak ada. Dalam perjalanan spiritual, hanya boleh ada kesendirian, dengan ditemani ingatan kepada-Nya. Hanya ketunggalan yang bisa memahami Mahatunggal. Perempuan ini jadi pusing karena ia pun tahu, ada ketentuan bahwa perceraian adalah hal yang halal tapi dibenci oleh Tuhan. Inikah yang harus dibayar dari perjalanan cintanya selama ini menuju Tuhan; hanya untuk menemui kebencian-Nya? Tetapi Tuhan selalu datang sesuai prasangka hamba-Nya, dan dia pun Maha Pengampun. Perjalanan spiritual konon adalah perjalanan menembus waktu subjektif tanpa kawan, tanpa bekal, tanpa lentera, kecuali keimanan. Dan kesabaran adalah pencapaiannya. Dalam ikatan poligami, ia dapat mencapai kesabaran dengan berusaha berbagi. Tetapi jika ia keluar dari ikatan itu, ia pun dapat mencapai kesabaran dengan berusaha mandiri.

Sementara itu, anak-anaknya sekolah, berlibur dan bermain seperti biasa. Wajah-wajah meraka indah,tingkah laku mereka mandiri, dan kepandaian mereka membuat iri. Anak anak ini telah mengenal nilai-nilai diatas awan. Lalu, akankah mereka juga harus tahu bahwa kenyataan didunia ini sesungguhnya bukan hanya itu ? ada perang , perselisihan, bahkan perceraian ? Mereka masih rentan. Sementara , pembelajaran itu kini mendesak masuk bahkan melalui orangtuanya sendiri.

Akhirnya, dalam konflik batinnya perempuan itu menulis sepucuk surat bagi anak-anaknya. Ia berharap, suatu saat, mereka akan membacanya. "anakku sayang, aku sungguh tidak tahu apakah bagimu aku atau ayahm sekarang. Semoga , kau masih ingat, saat kau dan aku bergandengan tangan menembus malam dan menertawakan ketakutan kita kepada hantu. Juga, saat kau dan aku bergandengan makan direstoran, hanya berduaan. Atau saat
kau marah hingga tertidur dalam pelukan.

Aku sendiri ingat, suatu saat kau demam, tetapi kau berlari keluar seperti setiap pagi selalu kau lakukan, dan aku marah, tetapi langsung meleleh karena ternyata kau Cuma memungutkan sekuntum bunga untukku. Semoga kalian juga masih ingat ketika kita rebutan becak bersama-sama, aku bercanda dengan ayahmu. Kini pun, kau akan melihat bahwa canda itu masih ada. Tetapi sesuatu telah berubah: kenyataan hidup yang tidak mengenakkan. Mungkin kau akan mengatakan bahwa aku dan ayahmu ternyata tidak sekuat dugaanmu. Kau boleh marah. Tetapi setelah itu bertanyalah tulus kepada Tuhan, yang adalah sumber dari segala kekuatan, apakah aku dan ayahmu sebetulnya menyayangimu.

Bagiku sendiri, yang selalu takut menghadapi hidup sama seperti takutku meghadapi mati, masih amat sangat ingin aku menggandeng tanganmu, untuk bersama menemukan keberanian menghadapi kerasnya kehidupan; untuk menerima kelebihan dan kekuranganya, mungkin menertawakannya, dan lantas dengan tulus menemukan bahwa, akhirnya , kita selalu butuh bimbingan-Nya.

Purnama Hati, Miranda Risang Ayu

Friday, November 26, 2004

Polygami

Sebenernya aku udah sering ngeliat orang arab yang jalan-jalan di mall dengan 2 atau lebih istri. Tapi tetap aja aku shock waktu beberapa hari yang lalu nganterin anakku main kerumah temennya (orang pakistan) yang ternyata punya dua ibu yang tinggal bareng dalam satu rumah. Waktu kenalan dengan ibu-ibunya itu aku jadi bingung..........n setengah nggak percaya......... Kok bisa akur ya...? Gimana cara bagai-bagi tugas rumah tangganya? Apa nggak pernah ada masalah? Rasanya pengen wawancara dengan dua ibu itu tapi nggak mungkinlah baru kenalan mau nanya-nanya urusan rumah tangga orang.

Kalo buat aku kayaknya nggak mungkin, soalnya satu suami aja masih kurang....apalagi kalo cuma 1/2, 1/3, atau1/4...............

Wednesday, November 24, 2004

Abudhabi


Abudhabi merupakan salah satu dari tujuh emirat pembentuk Persatuan Emirat Arab (united arab emirates) pada tahun1971. Abudhabi merupakan emirat terbesar dengan luas wilayah meliputi 86% dari total UAE. Abudhabi juga merupakan ibukota dari UAE. Abudhabi berbatasan dengan tiga negara yaitu Oman, Qatar, dan Saudi Arabia.

Perekonomian Abudhabi terutama didukung oleh sektor perminyakan dan gas. Abudhabi memiliki 11% dari total cadangan minyak dunia (100 billion barrel minyak dan 60 billion cubic meter gas alam)

Penduduk Abudhabi kebanyakan adalah pendatang yang bekerja di sektor perminyakan dan jasa. Perbandingan antara penduduk lokal dengan pendatang berkisar 20:80 persen dari total penduduk yang berjumlah 1.000.000 penduduk.

Laporan Cuaca

Alhamdulillah tadi pagi di Abudahabi mulai hujan, nggak lebat cuma rintik-rintik tapi lumayan bikin udara jadi adem and jadi pengen balik tidur lagi. Skarang hujan udah berhenti tapi masih mendung......., angin lumayan kencang.........
Mungkin ini berkat orang-orang yang sholat istisqa. Beberapa hari yang lalu Sheikh Khalifa katanya minta orang-orang untuk shalat Istisqa karna hujan nggak datang-datang padahal udah masuk bulan November.
Skarang suhu disini udah lumayan bersahabat (28-17). Jadi udah waktunya utk piknik sama jalan-jalan............

my new blog

ikutan orang-orang kayaknya kok asyik juga punya blog...........
jaman dulu kan aku sering nulis-nulis di diary..........., jadi skarang pengen juga nulis-nulis di blog