liburan januari 2006
Anak-anak libur sekolah sejak 4 januari yang lalu sampai 28 Januari yang akan datang. Tadinya ada rencana untuk pulang ke Indonesia, tapi berhubung ada masalah dengan residence visa UAE (my baby "jihad" belum didaftarin ke imigrasi UAE, belum masuk di residence visa), libur ke Indonesia terpaksa dibatalkan. Akhirnya ya cuma bisa jalan-jalan di UAE aja. Tapi alhamdulillah urusan visa nya sekarang udah selesai, setelah disidang dendanya yang sekitar Rp 10 juta dikurangi jadi cuma sekitar Rp 250.000 saja.
Al Ain
Jalan-jalan pertama dimulai dengan ke Al Ain.
Bareng dengan 2 keluarga indonesia lain (kel Agung Dharmawan,Kel Syahrani) kami berangkat ke Al Ain yang berjarak 135 km dari abudhabi. Tujuan pertama musium Al Ain. Museum yang terletak di tengah kota ini menyimpan koleksi benda-benda sejarah Arab Badui suku asli UAE. dilokasi ini juga terdapat benteng dan rumah khas arab masa lalu.

Jalan-jalan dilanjutkan ke puncak gunung hafeet. Dari puncak gunung hafeet terlihat hamparan gurun dan kota al ain. Setelah sight seeing dan foto-foto, perjalanan dilanjutkan lagi ke Green mubazarah hot spring water yang terletak di kaki gunung hafeet.

Di Green mubazarah udah banyak perubahan dibanding tahun lalu. Tenda-tenda diatas hamparan pasir yang dulu disediakan gratis untuk pengunjung udah diganti hamparan rumput beserta bangunan-bangunan chalet yang disewkan.
Acara terakhir mampir di Al Ain Mall.......(Al Ain Mal ini kayaknya mall terbesar di Al ain), untuk makan siang dan shopping. Nggak terasa sudah hampir mahgrib, rombongan pulang menuju Abudhabi.
Dubai
Sehari setelah Eid Al Adha, kita jalan-jalan lagi kali ini tujuannya Dubai Creek.
Anggota rombongan sama dengan rombongan waktu jalan jalan ke al ain ditambah satu: 3 keluarga Indonesia di Abudhabi 3 orang tamu dari indonesia + 1 pelajar indonesia dr Al ain.
Tujuan pertama: Ibnu Batuta Mall, mall yang masih terbilang baru ... sebenarnya udah lama juga bukannya tapi karna sampai sekarang pembangunannya masih belum selesai juga di beberapa bagian ....jadi kerasa masih baru.
Mall ini memang lumayan besar...., terdiri dari 6 bagian dengan gaya arsitekktur yang berbeda: Tunisia, Egypt, India ,China,Andalusia, Persia (ini daerah-daerah yang dulu disinggahi oleh ibnu batuta dalam ekslporasinya)

Ini mall tempat kejadian Michael Jackson masuk ke toilet wanita. Ternyata Michael Jackson sejak tinggal di arab, kalo jalan-jalan di tempat umum nyamar jadi perempuan arab. Cuma repotnya kalo mau ke toilet jadi serba salah...masuk ke toilet laki ntar di usir..., masuk ke toilet perempuan sebenernya nggak papa asal nggak ketahuan penyamarannya ......salahnya dia di toilet perempuan malah buka kerudung (ngebenerin kerudung....) jadi nya yah... lumayan heboh ...sampe urusan ke polisi segala.
Dari IBnu Batuta Mall, perjalanan dilanjutkan ke dubai creek, di pusat kota lama dubai di daerah deira. Dengan ticket 25 dhs per orang , rombongan naik perahu wisata di dubai creek melihat pemandangan kota dubai di sekitar pelabuhan tradisional Port rasheed.

Selain-perahu-perahu wisata banyak juga terlihat perahu-perahu kecil yang membawa penumpang umum untuk menyeberangi creek.

Setelah berkeliling selama satu jam akhirnya perahu kembali merapat di deira tempat berangkat tadi. Perjalanan selanjutnya cari makan... soalnya udah lewat jam makan siang anggota rombongan semua udah kelaparan. Akhirnya rombongan berangkat ke mall terdekat "City Centre" masih di daerah deira.
Sesampai di mall rombongan harus berputar-putar beberapa kali untuk cari tempat parkir....., masalah parkir memang masalah utama di dubai....Setelah bisa parkir langsung nyari food court.
Selesai makan dan sholat...rombongan kembali ke abudhabi.
Sharjah
Kali ini jalan-jalan ke Sharjah cuma sekeluarga aja (plus pembantu) karna keluarga-keluarga yang lain anak-anaknya sudah mulai masuk sekolah. Berangkat dari rumah jam 10, jam 11.30 sampai di Jabal Ali Dubai, mampir di Ibnu batuta Mall untuk makan siang. Anak-anak seperti biasa milih makanan china " rice+prawn brokoli". Aku dan suami nyobain "Tom yam goong" di stand masakan thailand "lemon grass". ternyata enak banget......


Setelah makan perjalanan dilanjutkan ke sharjah.....Qanat Al qasba atau Qasba kanal. Setelah sempat salah jalan karna bingung mbaca peta sambil nyetir akhirnya nyampe juga di qanat al qasba.
Qanat AL Qasba ini salah satu tujuan wisata yang masih baru di sarjah. Disana disediakan perahu untuk menyusuri kanal, ferishweel yang dinamain "eye of emirate", jajaran kafe yang sebagian masih kosong, juga beberapa stand penjual cendera mata yang juga masih sepi.... mungkin 1 atau dua tahun lagi baru rame....
Beberapa waktu lalu disini sempat rame karna ada pertunjukkan sirkus oleh rombongan sirkus dari China. Sayang sekarang sirkusnya udah nggak soalnya anak-anak pengen banget nonton sirkus.....

Pemandangannya lumayan bagus, suasananya yang sepi enak buat refreshing...apalagi pas musim dingin gini asyik banget nongkrong di kafe dipinggir kanal...


Eh di sharjah ternyata ada beca indonesia juga... tapi becanya cuma dijadiin hiasan disalah satu cafe yang ada di kanal Al Qasba . Tema kafenya memang kolonial.... cocok jugalah beca jadi salah satu aksesoris nya.....
